Jumat, 28 Juni 2013

Selamat Tahun baru yang ke 22 Tahun

Kamis, 27 Juni 1991-27 Juni 2013
Terimakasih Ya Allah
Engkau masih memberikan ku kesempatan hidup sampai detik ini
Mengijinkan ku menghembuskan nafas dan jantungku berdetak sampai detik ini
Terimakasih Ya Allah
Untuk hidup yang luarbiasa indahnya dalam setiap alinea waktu untuk ku
Berada dalam keluarga yang baik dan menyayangi ku
Dipertemukan dengan pasangan hidup yang baik dan mengerti aku
Berteman dengan orang-orang yang menambah indah arti hidup ku
Maafkan Ya Allah
Untuk setiap dosa yang saya lakukan dengan terus menerus
u ntuk prasangka buruk dan hati yang kotor ini
untuk langkah, hati, pikiran, lisan, penglihatan, pendengaran dan perbuatan yang sering salah
untuk setiap keluh kesah kepada Mu
Semoga Ya Allah
Diumur yang semakin berkurang, 
Engkau membantu saya dalam mendewasakan diri
lebih bijak dan dewasa dalam menghadapi masalah
Ditambahkan  keimana dan ketaqwaan
Dicerdaskan hati dan akal ini dalam memahami setiap ilmu Mu
Dilancarkan atas rencana tahun ini untuk mnyempurnakan separuh Islam ku
Dilancarkan kuliah dan bisa lulus segera
Bisa menjadi anak perempuan yang sholeheh, istri yang amanah dan ibu yang cerdas
Tercapai atas segala mimpi, harapan dan cita-cita

Aamiin Allahumma Aamiin

Jumat, 12 April 2013

SPT PPh Badan



Pajak merupakan kontribusi langsung kepada negara yang didasari undang-undang dimana masyarakat tidak bisa merasakan kontraprestasinya secara langsung, bertujuan untuk mensejahterakan rakyat melalui pembangunan disegala bidang. Pajak memiliki kontribusi besar dalam penerimaan negara. Postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2012 hampir sepenuhnya ditentukan oleh penerimaan pajak.
Proses Pengelolaan SPT Tahunan PPh Badan pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bandung Cibeunying didasari oleh Peraturan Menteri Keuangan Nomor 185/PMK.34/2007 tentang Tata Cara Penerimaan dan Pengolahan Surat Pemberitahuan dan Surat Keputusan Menteri Keuangan No 545/KMK/04/2000 tentang Tata Cara Pemeriksaan dibidang Perpajakan. Terdapat beberapa tahap yaitu: mekanisme penerimaan, mekanisme penelitian dan perekaman, mekanisme pemberkasan dan jika terjadi kesalahan akan dilakukan mekanisme pemeriksaan SPT Tahunan PPh Badan.
Adapun hambatan yang terjadi dalam proses pengelolaan SPT Tahunan PPh Badan antara lain: kelalaian yang dilakukan wajib pajak, kelalaian yang dilakukan oleh pihak fiskus atau bahkan system error.
Dalam upaya untuk mengatasi hambatan tersebut antara lain: dilakukan penyuluhan kepada wajib pajak tentang tata cara pengisian dan pelaporan SPT, mengadakan seminar atau pusat pendidikan dan pelatihan kepada pegawai pajak untuk meningkatkan kinerja, Mendatangkan tenaga ahli untuk mengatasi sistem eror yang terjadi, memperbaiki serta mengembangkan sistem tersebut. 

Kamis, 17 Januari 2013

Kematian

Aku ingin bersujud saat Engkau memanggil ku Ya Rabb

Aku tidak pernah berpikir sebelumnya, bahwa kematian akan membuat seseorang yang ditinggalkan begitu nelangsa.  Tapi bahkan aku tak berpikir kenelangsaan orang yang meninggalkan pastilah lebih besar daripada orang yang ditinggalkan. Kesedihan yang mendalam yang bahkan air mata pun tak bisa mengungkapkannya dan menjadi saksi atas kesedihannya. Pagi ini aku masih melihatnya, ia masih segar bugar seperti ia-ia yang biasa. Tapi siapa yang menyangka malam tadi ia dipanggil Illahi, memenuhi janjinya sebagai insan. Ia yang tadi pagi bugar dan masih bercengkrama dengan ku, kini telah tiada untuk esok dan esok lagi, selamanya aku tidak akan melihatnya didunia.
Kematian seaakan begitu dekat, lebih dekat dari urat nadi ku. yah kematian begitu dekat seperti dekatnya aku dengan Tuhan ku.  hari ini ada mungkin besok tidaka ada, hari ini kau masih bisa melihat senyum ku belum tentu esok kau masih bisa melihatnya. Jadi bukankah Tuhan begitu rahasia, merahasiakan sesuatu yang begitu dekat dengan kita.
Hal yang bisa kita jadikan pelajaran dari kematian adalah kematian itu sendiri, akan bagaimana kematian kita nanti. Hari-hari akan tetap menjadi hari, matahari akan tetap terbit di Timur dan tenggelam di barat seperti 1000 tahun yang lalu dan yang akan datang. Tapi manusia tidaklah abadi karena kita hidup di dunia yang tidak abadi juga. Detik, menit, jam atau hari yang berlalu adalah kematian yang semakin dekat.  Aku, kamu, kita atau mereka adalah akan mati pula hanya menunggu giliran menurut sekenarionya Tuhan.
Persiapkan sebaik-baiknya menurut yang telah Rosul SAW ajarkan kepada kita, agar kematian kita adalah kematian yang baik untuk kehidupan yang baik selanjutnya. Hadapi bukan hindari karna seberapa pun kita menghindari itu tidak akan berpengaruh pada kematian sendiri.  Jangan takut karna semua orang pasti mati, setiap kita pasti akan meninggalkan dan ditinggalkan.
“yang hidup pasti akan mati, yang baru pasti akan basi dan yang besar pasti akan sirna” gumam ibunda Rosullullah SAW.
_quote of my life_
Bogor, 14 Januari 2013

Selasa, 25 Desember 2012

Ngana Kapan Pulang


Ngana kapan pulang
Oleh: Yanne Yuniarti W
Ngana kapan pulang, nak?
Tidakah kau dengar panggilan rindu Ibu Pertiwi
Menggebu, merasuk kalbu mendamba kasih
Akan anak bangsanya yang pergi merantau nan jauh dihati
Menanti kembali membangun negeri
Tidakah kau lihat senyum hangat Ibu Pertiwi
Berharap cinta dari ngana yang lama kembali
Janganlah hanya memeras susu Ibu Pertiwi
Memakan daging saudara sendiri
Lalu pergi ke negeri asing lupa diri
Tidakah ngana rindu akan Indonesia
Yang menanti dengan sejuta pesonanya
Pulang lah ngana, bangunlah negeri
Kami menanti, kami merindu

Surakarta, 11 Desember 2012

Senin, 17 Desember 2012

Antorpologi "Perbedaan Budaya dan Peradaban"


Perbedaan Peradaban dan Kebudayaan
Kebudayaan
Peradaban
Hakekat: Kebudayaan = cultuur (bahasa Arab) = culture (bahasa Inggris) = tsaqafah (bahasa Arab), berasal dari perkataan Latin ; “Colere” yang artinya mengolah, megerjakan, menyuburkan dan mengembangkan, terutama mengolah tanah atau bertani. Dari segi arti ini berkembanglah arti culture sebagai segala daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alam. Ditinjau dari sudut bahasa Indonesia, kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta “buddhayah”, yaitu bentuk jamak dari budi dan akal.
Hakekat: peradaban dapat kita sejajarkan dengan kata asing civilization . Istilah itu biasanya dipakai untuk bagian-bagian dan unsur-unsur dari kebudayaan yang halus dan indah, seperti : kesenian, ilmu pengetahuan, serta sopan-santun dan sistem pergaulan komplex dalam suatu masyarakat dengan struktur yang komplex. Sering juga istilah peradaban dipakai untuk menyebut suatu kebudayaan yang mempunyai sistem teknologi, seni bangunan, seni rupa, sistem kenegaraan dan ilmu pengetahuan yang maju dan komplex. [1]
Kebudayaan merupakan segala hasil cipta, rasa dan karsa manusia yang digunakan untuk kelangsungan hidupnya yang sifatnya dinamis, artinya berkembang terus menerus/terus berlanjut sampai sekarang.
Peradaban merupakan puncak dari suatu kebudayaan itu sendiri yang berkembang dalam suatu masyrakat dan dalam kurun waktu tertentu. Ide utama yang terkandung dalam peradaban adalah kemajuan, perkembangan (progress dan development). Tetapi dalam peradaban tidak adanya keberlanjutan/kontinyuitas. Selain itu peradaban berkembang dalam kurun waktu tertentu serta bersifat munumental dimana peradaban merupakan bukti kebesaran dari suatu masyarakat yang hidup dalam suatu daerah (misalnya: Peradaban Yunani Kuno, Peradaban Lembah Sungai Indus, Peradaban Mesir Kuno, Peradaban Sungai Eufrat dan Tigris, dan lain-lain).

Kebudayaan terdiri atas berbagai pola, bertingkah laku mantap, pikiran, perasaan dan reaksi yang diperoleh dan terutama diturunkan oleh simbol-simbol yang menyusun pencapaiannya secara tersendiri dari kelompok-kelompok manusia, termasuk di dalamnya perwujudan benda-benda materi; pusat esensi kebudayaan terdiri atas tradisi cita-cita atau paham, dan terutama keterikatan terhadap nilai-nilai yang berkembang terus.
Untuk membangun peradaban perlu adanya jaringan sosial atau inovasi sosial yang menciptakan pranata (institusi) sosial yang memungkinkannya menerima dan mengembangkan produk-produk peradaban lain dalam konteks kebudayaan sendiri.
Daed Joesoef berpendapat kebudayaan adalah hal-hal atau segala sesuatu yang mempunyai ciri atau sifat budaya. Sedangkan budaya itu sendiri adalah sistim nilai yang dihayati. Nilai dapat berbentuk (tangible) seperti bangunan bersejarah, karya seni, lukisan, patung, dan lainnya.
peradaban adalah suatu kondisi masyarakat yang terdiri dari kesatuan budaya dan sejarah. Dalam pengertian lain peradaban merupakan jenjang keberadaan tertinggi yang dapat dicapai oleh suatu kebudayaan; ia adalah artifisial, tidak metafisis, tidak berjiwa, dikuasai oleh intelek. Sebuah peradaban mengalami siklus dalam ruang dan waktu. Ia mengalami pasang dan surut. Sedangkan kebudayaan lepas dari kontradiksi ruang dan waktu. Ia memiliki ukuran tersendiri (ukuran benar salah, tepat tidak atau berguna tidak) di dunai pemikiran.
Contoh: Dari segi ide : cerita rakyat yang berkembang di masyarakat. Artefak, candi atau prasasti.
Contoh: Peradaban Yunani kuno yang terkenal sangat maju di berbagai bidang pada masanya.


[1] Koentjaraningrat , 1948 : 9-10

Antropologi "Budaya, Kearifan Lokal, Peradaban"

Latar Belakang
Manusia telah mengenal dan memiliki kebudayaan sejak ribuan tahun yang lalu. Budaya adalah sebuah cara hidup yang berkembang dan dimiliki oleh suatu kelompok orang yang diturunkan dari generasi ke generasi. Kebudayaan adalah suatu pemikiran akal yang tinggi berupa ide atau gagasan, tindakan maupun hasil karya suatu kelompok tertentu. Seiring berjalannya waktu, kebudayaan terus berkembang, mulai dari jenis hingga fungsi dari kebudayaan tersebut.
Kebudayaan dan peradaban, Istilah peradaban sering digunakan sebagai persamaan yang lebih luas dari istilah "budaya" yang populer dalam kalangan akademis. [1] Peradaban memiliki berbagai arti dalam kaitannya dengan masyarakat manusia. Seringkali istilah ini digunakan untuk merujuk pada suatu masyarakat yang "kompleks": dicirikan oleh praktik dalam pertanian, hasil karya dan pemukiman, berbanding dengan budaya lain, anggota-anggota sebuah peradaban akan disusun dalam beragam pembagian kerja yang rumit dalam struktur hirarki sosial.
Kebudayaan dan Kearifan lokal. Pada masa kini kearifan lokal menjadi kecenderungan umum masyarakat Indonesia yang telah menerima otonomi daerah sebagai pilihan politik terbaik. Membangkitkan nilai-nilai daerah untuk kepentingan pembangunan menjadi sangat bermakna bagi perjuangan daerah untuk mencapai prestasi terbaik. Dapat diartikan bahwa kearifan lokal adalah  nilai-nilai yang berlaku dan dimiliki dalam suatu masyrakat yang dikembangkan dan  disebarluas kan secara tidak formal.
Berdasarakan uraian diatas penulis memandang perlu untuk mengetahui dan memahami lebih jauh tentang apa itu kebudayaan, fungsi dari kebudayaan, apa itu peradaban, perbedaan kebudayaan dan peradaban, apa itu kearifan lokal bagaimana perkembangan kearifan lokal di Indonesia. Sehingga kita bisa lebih mengerti tentang kebudayaan, peradaban dan kearifan lokal.

Kesimpulan:
          Kebudayaan segala hasil cipta, rasa dan karsa manusia yang digunakan untuk kelangsungan hidupnya yang sifatnya dinamis, artinya berkembang terus menerus/terus berlanjut sampai sekarang. Kebudayaan memiliki fungsi yang sangat penting bagi manusia. Unsur kebudayaan tidak hanya untuk memuaskan satu hasrat naluri saja, melainkan suatu kombinasi dari lebih satu hasrat.
            Kearifan lokal merupakan hasil proses dialektika antara individu dengan lingkungannya. Kearifan lokal merupakan respon individu terhadap kondisi lingkungannya. Pada aras individual, kearifan lokal muncul sebagai hasil dari proses kerja kognitif individu sebagai upaya menetapkan pilihan nilai-nilai yang dianggap paling tepat bagi mereka. Pada aras kelompok, kearifan lokal merupakan upaya menemukan nilai-nilai bersama sebagai akibat dari pola-pola hubungan (setting) yang telah tersusun dalam sebuah lingkungan.           
                Peradaban merupakan puncak dari suatu kebudayaan itu sendiri yang berkembang dalam suatu masyrakat dan dalam kurun waktu tertentu. Ide utama yang terkandung dalam peradaban adalah kemajuan, perkembangan (progress dan development). Tetapi dalam peradaban tidak adanya keberlanjutan/kontinyuitas.
            Kebudayaan, kearifan lokal dan peradaban memang merupakan aspek-aspek kehidupan sosial manusia yang memiliki sedikit perbedaan tapi dari perbedaan tersebut dapat diambil jalan tengah yaitu peradaban dan kebudayaan adalah dua aspek dalam kehidupan manusia, ada hubungan timbal balik antara keduanya. Sebagaimana hubungan antara aspek spiritual, mental dan material dalam diri manusia. Kebudayaan, kearifan lokal ataupun peradaban, mengandung pengertian yang luas, meliputi pemahaman perasaan suatu bangsa yang kompleks, meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat istiadat (kebiasaan), dan pembawaan lainnya yang diperoleh dari anggota masyarakat.


[1] "Civilisation", 1974: 956
 

Sample text

Sample Text

Sample Text